Berita Terbaru Harga Hp Android Samsung Galaxy BlackBerry IPad iPhone Telkomsel Indosat XL SMS BBM Ucapan Selamat Tahun Baru 2015

DIKABARKAN TERIMA SUAP RP 700 JUTA DARI JULIA PEREZ, HAKIM AGUNG GAYUS LUMBUUN TETAP POLISIKAN DEDDY CORBUZIER MESKI SUDAH MINTA MAAF Bukti Transfer Rp 700 Juta Adalah Fiktif

Gayus Lumbuun tetap meneruskan laporannya ke polisi meskipun Deddy Corbuzier telah meminta maafDIKABARKAN TERIMA SUAP RP 700 JUTA DARI JULIA PEREZ, HAKIM AGUNG GAYUS LUMBUUN TETAP POLISIKAN DEDDY CORBUZIER MESKI SUDAH MINTA MAAF Bukti Transfer Rp 700 Juta Fiktif. "Julia Perez menyuap Hakim Agung Rp 700 juta". Berita ini ramai dibicarakan di berbagai media beberapa hari ini. Bukti berupa rekaman transfer e-banking dari rekening diduga Julia Perez ke tabungan salah satu Hakim Agung, Gayus Lumbuun. Meski pun Julia Perez dan Gayus Lumbuun membantah keras, namun berita penyuapan itu terlanjur berkembang. Lihat juga Foto Jersey Persib Logo PKS

Gerah dengan pemberitaan yang ada Gayus Lumbuun akhirnya resmi melaporkan Deddy Corbuzier dan produser tayangan Hitam Putih ke Bareskrim Mabes Polri, Rabu (26/2/2014) lalu. Gayus merasa, tidak seharusnya Deddy sebagai pembawa acara Hitam Putih menyampaikan fitnah berupa bukti fiktif transfer uang 700 juta dari Julia Perez alias Jupe ke rekeningnya.

"Awalnya berita ini berasal dari Trans 7 di tayangan Hitam Putih. Dan (bukti transfer) itu diekspos berkali-kali, padahal tidak benar. Bagi saya ini pemalsuan, rekayasa," kata Gayus.

Dalam laporan bernomor LP/216/II/2014, Gayus melaporkan Deddy atas dugaan pencemaran nama baik, fitnah dan pemalsuan dokumen ke Bareskrim Mabes Polri.

Hakim Agung Gayus Lumbuun menilai pihak Trans 7 tidak melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum menampilkan bukti kiriman uang dari Julia Perez ke rekeningnya dalam tayangan Hitam Putih. Inilah yang menjadi salah satu alasan Gayus merasa difitnah dan akhirnya lapor polisi.

Gayus punya cara untuk membuktikan kalau bukti transfer itu rekayasa. "Dari surat edaran Bank Indonesia, bisa diketahui kalau transfer uang personal antar bank itu hanya bisa Rp50 juta. Kalau sesama bank, paling tinggi Rp100 juta. Jadi nggak mungkin sampai ada Rp700 juta," kata Gayus.

Dengan ditayangkannya bukti kiriman itu, Gayus menganggap pihak stasiun televisi lalai dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dampaknya, Mahkamah Agung (MA) mendapat citra negatif.

"Deddy sebagai pembawa acara dan produser diminta hati-hati, semoga datanya lebih tepat. Ini bisa berdampak besar terhadap penyiaran," tandas Gayus.

Selain Gayus Lumbuun, Julia Perez melalui pengacaranya, Malik Bawazir juga akan melapor ke Polisi terkait fitnah yang ditujukan kepada Jupe.

"Dia (Julia Perez) juga selaku Korban dalam waktu dekat akan saya dampingi untuk membuat laporan Polisi, terkait adanya rekayasa bukti transfer palsu tersebut," ujar Malik.

Malik menegaskan, Jupe akan melapor dan meminta polisi untuk mengusut siapa yang sengaja menyebar fitnah soal isu suap.

"Serupa atas telah terjadinya tindak pidana fitnah, pencemaran nama baik sekaligus juga tindak pidana yang jelas diatur dalam UU ITE terkait adanya rekayasa bukti transfer palsu tersebut," kata Malik.

"Intinya sama seperti yg dilaporkan pak gayus, biar nanti polisi yang akan kembangkan dan menuntaskan penyidikan sampai ke akar-akarnya," tutup Malik.

Isu kiriman uang ini mencuat setelah Dewi Perssik mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Pasalnya, Gayus merupakan salah satu hakim yang memvonis Dewi Perssik bersalah dalam kasus perkelahiannya dengan Julia Perez.

Deddy Corbuzier meminta maaf

Gara-gara membahas isu adanya transfer dana Rp 700 juta dari Julia Perez ke Hakim Agung Gayus Lumbuun, Deddy Corbuzier dilaporkan ke Mabes Polri pada Rabu (26/2) lalu.

Gayus tak terima, sebab bukti transfer yang ditampilkan di program "Hitam Putih", yang dibawakan Deddy, adalah palsu.

Deddy Corbuzier akhirnya mendatangi gedung Mahkamah Agung (MA) untuk meminta maaf kepada hakim agung Gayus Lumbuun, Jumat (28/2/2014) siang. Permintaan maaf ini terkait adanya dugaan pencemaran nama baik Gayus yang terjadi pada tayangan Hitam Putih.

Deddy datang sekitar pukul 13.30 wib didampingi pimpinan Trans Corp, Ishadi SK dan produser Hitam Putih. Setibanya di MA, mereka bergegas menuju ruangan Gayus.

Sayangnya, permintaan maaf antara Deddy dan Gayus berlangsung tertutup. Setelah 30 menit bertemu, Deddy pun memutuskan segera pergi tanpa memberi keterangan apapun kepada awak media.

Selain meminta maaf, dia juga menjelaskan asal-usul bukti tranfer yang ternyata hasil rekayasa.

"Deddy bilang, (bukti transfer) sudah ditayangkan dari TV lain. Tidak diketahui dari mananya," ungkap Ridwan Mansyur, Kabiro Hukum dan Humas MA, di kantornya, Jumat (28/2).

Pihak Trans7 memberi tawaran kepada Gayus untuk melakukan klarifikasi langsung di program "Hitam Putih". Namun ajakan ini tak langsung diterima.

"Pak profesor Gayus mempertimbangkan hal itu, karena ada produser juga tadi. Intinya sih profesor ingin mengajarkan ke kita semua, kalau ada clash dengan media atau seseorang, apalagi lembaga, coba selesaikan dengan baik," jelas Ridwan.

Menurut Ridwan, Gayus sangat tidak terima dengan isu suap ini. Sebab bukan hanya menyerang pribadi, tapi juga institusi MA yang seharusnya dihormati.

Oleh karenanya, meski sudah ada permintaan maaf, mantan anggota komisi hukum DPR RI itu tetap bersikukuh untuk mencari pihak-pihak yang telah sengaja merekayasa isu ini.




Klik Like dan mohon dishare ya ...
Link Posting: http://bestseoeasy.blogspot.com/2014/02/dikabarkan-terima-suap-rp-700-juta-dari.html?m=0
Rating Posting: 100% based on 99999 ratings. 199 user reviews.

Comments :

No comments:

Post a Comment