Berita Terbaru Harga Hp Android Samsung Galaxy BlackBerry IPad iPhone Telkomsel Indosat XL SMS BBM Ucapan Selamat Tahun Baru 2015

KISAH 'KORBAN' EYANG SUBUR SELAIN ADI BING SLAMET Mantan Juru Kunci Buka Rahasia Asal Usul Kekayaan Eyang Subur

Adi Bing Slamet dan korban Eyang Subur lainnya saat mengadakan jumpa persADI BING SLAMET VS EYANG SUBUR : BUKA KEDOK ALIRAN SESAT, ADI BING SLAMET BOYONG KORBAN EYANG SUBUR. Adi Bing Slamet menggelar jumpa pers dengan beberapa korban Eyang Subur karena merasa dituding menyebarkan fitnah oleh pihak Subur. Adi pun sempat terlihat emosional saat memberikan klarifikasinya. Lihat juga MERASA DIGUNA-GUNA & DIPERAS, ADI BING SLAMET UNGKAP 'ALIRAN SESAT' EYANG SUBUR Selebriti Korban Ilmu Sesat Eyang Subur.

Adi mengatakan, dirinya bahkan kini menjadi bermusuhan dengan Tessy Cs karena perseteruannya dengan eyang Subur. Namun Adi mengaku tak masalah selama masih menegakkan kebenaran.

"Sekarang saya jadi musuhan sama Unang, Tessy, Pakde Nurbuat. Mereka ini dihasut oleh iblis. Saya nggak mau hormat sama iblis, dia (Subur) ini iblis," kata Adi sambil menggebrak meja di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2013).

Adi pun mengatakan dirinya mengungkap praktik perdukunan Subur agar tak ada lagi yang salah jalan. "Demi Allah niat saya ingin menyelamatkan temen-temen saya. Saya berpegangan pada satu, melawan yang batil," ujarnya.

Adi sendiri sebelumnya mengungkapkan niatnya untuk melaporkan Subur ke polisi. Sementara hingga kini Subur belum juga menampakkan diri setelah Adi buka suara.

Artis korban Eyang Subur

Dalam jumpa persnya, Adi juga mengajak rekan-rekannya yang juga mengaku menjadi korban dari Subur yang dipercaya merupakan dukun.

Salah satu orang yang mengaku sebagai korban Subur adalah Arya Wiguna. Arya mengatakan dirinya mengenal Subur pada 2007 silam. Saat itu Subur dikatakannya memang memproduksi sinetron.

"Saya kenal Subur 2007 lewat Septian Dwi Cahyo. Modusnya dia bukan praktik, dia bikin sinetron, undang artis jadi kita kerja sama dia dan kita jadi terjebak," kata Arya saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2013).

Semenjak itu, Arya pun mengaku terjerat dengan Subur. Arya juga mengaku kerap diperintah Subur.

Saksi lainnya bernama Novi Oktara. Ia mengatakan sempat diajak menikah oleh Subur. Diceritakan Novi awalnya dirinya dijanjikan akan menjadi artis. Namun pada perjalanannya, Subur justru mengajaknya menikah.

"Saya disodorin uang katanya untuk jadi istri. Saya pertama kali ke rumah Subur untuk ditawarin kontrak jadi presenter dan film. Tapi lama-lama menyimpang, dia mau menikahi saya," katanya.

Seperti pengakuan korban Eyang Subur lainnya, Novi juga pernah diajak tinggal di rumah Subur. Novi yang sempat percaya pada Subur akan diorbitkan menjadi artis pun pernah bermalam selama dua hari.

"Pernah tinggal dua hari. Dari situ mau pulang nggak boleh. Sempet pas malam syarat, saya kabur," ujarnya.

Namun sayang, mereka belum mempunyai bukti kuat soal pernyataannya tersebut. Namun Adi menyetel kaset rekaman yang berisi sumpah-serapah dari Subur saat mengancam orang lain yang tak tunduk kepada Subur.

Kaset itu pun diputar Adi sebagai bukti keseriusan Adi dalam membuat pengakuan soal Subur. Adi memang sepertinya sudah gerah dengan bantahan yang dilontarkan pihak Subur. Putra Bing Slamet itu juga siap memperkarakan Subur ke jalur hukum dalam waktu dekat.

Di antara para korban tampak pula seorang ibu yang dulu moncer berkat peran antagonisnya sebagai 'Ibu Subangun' di salah satu serial legendaris TVRI "Keluarga Rahmat".

Ritual Eyang Subur

Di antara sekian banyak orang, yang paling menarik perhatian adalah keberadaan seorang pria paruh baya bernama Ujang.

Ujang pernah mendampingi Subur selama 23 tahun sebagai pelayan pribadi atau juru kunci. Bahkan Ujang sudah bekerja untuk Subur sejak dia masih berprofesi sebagai tukang jahit.

Di hadapan wartawan, Ujang menceritakan ritual-ritual yang kerap dilakukan oleh para tamu yang datang menghadap Subur. Ritual itu biasa dilakukan pada malam Rabu dan malam Jumat.

"Ada kopi pahit, kopi manis, dan air garam. Air garam diminum dan untuk cuci muka. Kopi manis dihabisin, kopi pahit juga dihabisin," tutur Ujang.

"Saya yang bikinin kopi dan air garam itu untuk tamu," imbuhnya.

Setelah mengkonsumsi tiga jenis minuman tadi, para pasien juga diwajibkan untuk mandi. Kapan pasien-pasien itu harus mandi, waktunya juga ditentukan oleh Subur.

"Mandinya tunggu perintah Eyang. Nanti sisa air mandinya dibuang di tempat-tempat yang ditunjuk Eyang," paparnya.

Menurut Ujang, kebanyakan tamu yang datang ke rumah Subur meminta dilancarkan segala urusan dan usahanya.

Ujang juga membuka asal harta Eyang Subur yang melimpah. Menurutnya, uang berlimpah yang dimiliki Subur berasal dari para tamu yang datang ke rumahnya.

Setiap malam Rabu dan malam Jumat, kata Ujang, ada ratusan orang yang datang. Sebagian besar mereka berharap keberkahan dari Subur dan berharap dilancarkan segala urusannya.

"Paling ramai itu tahun 90, dan 91-an. Satu malam itu bisa 300 orang yang datang. Kalau sekarang-sekarang mah paling 20 atau 15 orang," cerita Ujang, saat ditemui wartawan di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (25/3).

Setiap tamu, biasanya membawakan uang untuk Subur yang disebut sebagai syarat. Perlahan tapi pasti, hartanya pun semakin menggunung.

"Dulu, jamannya saya, satu orang ada yang ngasih 2.000 dollar. Sudah enggak kehitung pokoknya," lanjut Ujang.

Ujang akhirnya memutuskan untuk keluar keluar dari rumah Subur pada 2009 lalu, karena semakin banyak merasakan ketidakberesan di tempat tersebut. Aliran sesat Eyang Subur Bukti Ajaran Sesat Eyang Subur




Klik Like dan mohon dishare ya ...
Link Posting: http://bestseoeasy.blogspot.com/2013/03/kisah-korban-eyang-subur-selain-adi.html?m=0
Rating Posting: 100% based on 99999 ratings. 199 user reviews.

Comments :

No comments:

Post a Comment