Penarikan karena ada dugaan kerusakan di kedua jenis produk itu. Untuk Gran Max, dudukan ban cadangan dikhawatirkan kurang kuat sehingga berpotensi membuat ban cadangan jatuh dan membahayakan kendaraan lain. Sedangkan untuk Sirion, kerusakan diduga terjadi pada selang pembuangan air pendingin udara. Tetesan air bisa mengenai tuas penghubung kemudi dan roda sehingga menyebabkan karat. Gran Max yang diduga bermasalah adalah produksi 2007 hingga 15 Oktober 2010. Untuk Gran Max blind van pada periode produksi 2007 hingga 23 Oktober 2008 dan Sirion untuk produksi Januari 2008 hingga Maret 2011.
Guntur mengatakan hingga kini sudah ada beberapa pemilik mobil yang bertanya seputar perbaikan di atas. Dia menyarankan para pemilik mobil untuk membuat janji dulu untuk perbaikan. “Begitu sudah pasti jadwalnya, baru mobilnya dibawa ke bengkel,” katanya. Bengkel buka setiap hari kecuali Minggu, dari jam 8 hingga 4 sore. Dia mengatakan penjualan Gran Max pikap menyumbang 21-22 persen dari total penjualan dalam sebulan yang mencapai 150 unit. Sedangkan untuk Sirion hanya 0,3 persen. “Terbanyak tetap Xenia yang menyumbang separuh dari total penjualan sebulan,” ujarnya. Salah seorang pemilik Gran Max pikap, Sahono, mengaku belum tahu soal penarikan kembali tersebut. Apalagi selama ini dia merasakan tidak ada masalah dengan kekuatan dudukan ban cadangan mobilnya. “Tapi, kalau memang diminta untuk dicek di bengkel, nanti saya bawa ke bengkel,” katanya, yang membeli mobil produksi 2010.
DAIHATSU SIRION DAN GRAND MAX RECALL DAPAT GRATIS SERVICE SETAHUN,
Gaikindo: Recall Bentuk Tanggung Jawab ATPM, Penggemar Mobil Sport di Solo Bikin Klub
Link Posting: https://bestseoeasy.blogspot.com/2012/05/daihatsu-sirion-dan-grand-max-recall.html
Rating Posting: 100% based on 99999 ratings. 199 user reviews.
Rating Posting: 100% based on 99999 ratings. 199 user reviews.
No comments:
Post a Comment