Berita Terbaru Harga Hp Android Samsung Galaxy BlackBerry IPad iPhone Telkomsel Indosat XL SMS BBM Ucapan Selamat Tahun Baru 2015

KRONOLOGIS PEMASUNGAN MARSHANDA Alasan Marshanda Dipasung oleh Ibunda

Alasan Ibunda menyekap MarshandaKRONOLOGIS PEMASUNGAN MARSHANDA Alasan Marshanda Dipasung oleh Ibunda. Secara mengejutkan tersiar kabar jika Marshanda telah dipasung ibunya sendiri sejak tanggal 26 Juli hingga 3 Agustus di RS Abdi Waluyo. Berita tersebut bukan hanya isapan jempol belaka, OC Kaligis selaku kuasa hukum Marshanda membenarkan kabar tersebut. Lihat juga Foto Pacar Baru Julia Perez, Julia Perez-Diego Michiels Pacaran

Caca dimasukkan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo sejak 26 Juli lalu. Awalnya, Chacha diajak ke rumah sakit dengan alasan untuk menjenguk sang ibu yang terkena stroke. Namun, setibanya di RS, Chacha justru dibius dan dimasukkan ke ruang perawatan.

Pengacara kawakan itu mengetahui jika kliennya telah dipasung di RS Abdi Waluyo pada tanggal 2 Agustus. Setelah sempat bersitegang, Caca akhirnya berhasil dibebaskan setelah OC Kaligis minta bantuan Polsek Menteng, Jakarta Pusat.

Proses pembebasannya sedikit rumit lantaran kamar rumah sakit tempat Caca 'dipasung' dijaga ketat oleh sekelompok preman.

"Saya waktu tanggal 2 (Agustus) itu datang ke kamar 106 (di RS Abdi Waluyo), ternyata ibunya pakai jasa preman buat jaga Marshanda," ucap OC .

Tak terima dihalang-halangi, OC menggertak preman tersebut karena ingin bertemu dengan kliennya. "Saya bilang ke preman itu, 'Ini bukan wilayah elu, ini wilayah rumah sakit'," lanjut OC.

Setelah berhadapan dengan preman, akhirnya OC Kaligis dapat bertemu Marshanda di kamar 106. Saat itu Marshanda meronta-ronta klo dirinya tidak sakit ataupun mengalami gangguan jiwa, kejadian ini murni paksaan dari ibunya.

"Akhirnya saya ketemu Marshanda, dia cerita 'Saya dipaksa ibu, saya disuntik sampai puyeng'. Dia mau keluar, 'Gue enggak sakit'," tutup OC menirukan gaya bicara kliennya. (Edi)

Alasan Riyanti Sofyan menyekap Marshanda

Pengacara Marshanda, OC Kaligis langsung menduga beberapa hal terkait penyekapan Marshanda di rumah sakit. Salah satunya agar Chacha terlihat gila agar hak asuh anaknya lepas.

"Ini saya rasa rekayasa supaya Marshanda kelihatan gila. Dia kan lagi berperkara sama suaminya. Supaya lepas hak asuh anaknya," kata OC Kaligis, Senin (4/8/2014).

Menurut OC, hal menariknya adalah, mengapa ibunda Chacha ingin hak asuh hilang dari sang anak? OC pun tak bisa menjawab. Ia hanya menduga, masalah ini hanyalah perkara uang.

"Kalau berasumsi, kan bisa saja ibunya kerja sama dengan suaminya Marshanda. Tapi ini saya lihat masalah 'ATM' saja," kata OC.

"Ibunya Marshanda nggak mau kehilangan 'ATM', dia kan baru ada pergantian manajemen, jadi ibunya nggak mau lepas Marshanda. Rupanya, ibunya punya ulah, semua kontrak buat Marshanda juga dihalang-halangi. Dari umur tujuh tahun Marshanda itu sudah terkekang. Kan bapaknya sudah pisah dari dia umur tujuh tahun," tegasnya.

Artinya, Riyanti hanya memanfaatkan popularitas dan uang dari sang buah hatinya yang memang sejak kecil sudah menjadi artis.

Jika hal itu memang benar adanya, maka Marshanda bisa dibilang sebagai sosok yang tegar karena baru kali ini mengungkapkannya ke publik setelah bertahun-tahun menyimpannya sendiri.

Perasaan sedih dan marah akhirnya tak bisa ditahan lagi oleh Caca yang memutuskan untuk melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib. OC Kaligis, seorang pengacara kondang yang tak jarang menangani kasus-kasus besar ditunjuk untuk mewakilinya menghakimi sang ibunda.

Walaupun dianggap durhaka atau membangkang, namun Caca lebih memilih untuk menghentikan segala tipu daya kejam ibunda.

Belum ada konfirmasi dari Ibunda Marshanda, Riyanti Sofyan maupun manajemennya.




Klik Like dan mohon dishare ya ...
Link Posting: http://bestseoeasy.blogspot.com/2014/08/kronologis-pemasungan-marshanda-alasan.html?m=0
Rating Posting: 100% based on 99999 ratings. 199 user reviews.

KRONOLOGIS PEMASUNGAN MARSHANDA Alasan Marshanda Dipasung oleh Ibunda

Posted by Best SEO Easy, Published at 8:43 PM and have 0 comments
Comments :

No comments:

Post a Comment