Berita Terbaru Harga Hp Android Samsung Galaxy BlackBerry IPad iPhone Telkomsel Indosat XL SMS BBM Ucapan Selamat Tahun Baru 2015

JARINGAN TERORIS BARU SIAP TEROR JAKARTA BERHASIL DITANGKAP DENSUS 88

Empat tempat target aksi teror kelompok HASMIDENSUS 88 TANGKAP SEBELAS ORANG TERORIS DI EMPAT KOTA. Satu jaringan teroris baru berhasil ditangkap oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror secara serentak di empat kota yakni Jakarta; Bogor, Jawa Barat; Madiun, Jawa Timur;, dan Solo, Jawa Tengah. Dari penangkapan tersebut, Densus 88 berhasil menangkap 11 orang.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Suhardi Alius menjelaskan, kesebelas orang itu berasal dari kelompok yang sama, yakni kelompok baru bernama Haraqah Sunni untuk Masyarakat Indonesia (HASMI).

Madiun-Solo,

Menurut Suhardi, tim Densus 88 pertama kali menangkap dua terduga teroris di Perumahan Puri Amarta Residence, Taman Kodya Madiun, Jawa Timur, Jumat (26/10/2012) malam.

"Pada 26 Oktober sekitar pukul 20.00 WIB, diPperumahan Puri Amarta Residence Nomor B 3, Desa Josena, Kecamatan Taman Kodya Madiun," kata Suhardi, dalam jumpa pers di Mabes Polri Jakarta, Sabtu (27/10/2012).

Ia mengungkapkan, dari penggerebekan di Madiun itu, Densus mengamankan dua terduga teroris yakni, Agus Anton alias Thoriq dan Warso alias Kurniawan. Kemudian, pada hari yang sama, sekitar pukul 23.00 WIB, Densus 88 kembali menangkap terduga teroris di Solo, Jawa Tengah. Dari penggerebekan itu berhasil diamankan tiga orang, yakni Abu Hanifah, Harun, dan Pujianto alias Ari alias Ahmadun. Adapun, Abu Hanifah diduga sebagai pimpinan kelompok HASMI ini.

Suhardi menguraikan, Abu Hanifah ditangkap di Jalan Lawu Timur, Mojosongo, Jebres, Solo. Bersamaan dengan Abu Hanifah, tim Densus juga mengamankan Pujianto yang membonceng Hafinah. Sementara, Harun ditangkap di Jalan Sumpah Pemuda, Dukuh Bondowoso, Mojosongo, Solo.

"Barang bukti di perumahan Madiun yang diamankan adalah sejumlah bom siap ledak, bahan baku pembuatan bom yang masih dalam proses perakitan, serta buku panduan pembuatan bom," ujar Suhardi.

"Di Solo, barbuk (barang bukti) yang diamankan bahan peledak, baik yang sudah siap maupun dalam perakitan," tambahnya.

Bogor

Suhardi melanjutkan, tim Densus 88 kembali melakukan penangkapan di Jalan Neglasari Kidul, Kelurahan Leuwimekar, Leuwiliang, Bogor. Awalnya, tim Densus menangkap dua orang di sana, yaitu Emir atau Emirat dan Zainuddin. Setelah itu, tim mengejar seorang lagi yang bernama Usman.

"Tersangka ketiga tertangkap di daerah Cikaret, sekitar setengah jam dari Leuwiliang, jadi ada tiga tersangka," jelas Suhardi.

Dari hasil penggerebekan di Bogor tersebut, menurut Suhardi, berhasil diamankan bahan-bahan pembuatan dan perakitan bom, sejumlah amunisi berbagai kaliber, serta detonator. Terakhir, pada jam yang sama, Densus 88 menangkap dua orang terduga teroris di Palmerah Barat, Jakarta.

"Mereka adalah Azhar dan Herman," katanya.

Jakarta

Kemudian dikembangkan lagi ke arah Kebon Kacang, Jakarta Pusat, sehingga berhasil meringkus seorang lagi yang bernama Anto.

"Barang buktinya bahan-bahan pembuatan dan perakitan bom," ujar Suhardi.

Penangkapan terduga teroris ini sengaja dilakukan serempak untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan karena masih dilakukan pengembangan.

Ada empat lokasi yang dijadikan target aksi teror yaitu Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Plaza 89 di depan Kedutaan Besar Australia di mana ada Kantor Freeport di sana, dan Mako Brimob di Jalan Srondol, Jawa Tengah.

Masih belum diketahui motif dari kelompok sebelas ini atau kelompok HASMI yang akan melakukan teror di emapat target tersebut. Jaringan baru teroris HASMI (Haraqah Sunni untuk Masyarakat Indonesia) ditangkap Densus 88




Klik Like dan mohon dishare ya ...
Link Posting: http://bestseoeasy.blogspot.com/2012/10/jaringan-teroris-baru-siap-teror.html?m=0
Rating Posting: 100% based on 99999 ratings. 199 user reviews.

JARINGAN TERORIS BARU SIAP TEROR JAKARTA BERHASIL DITANGKAP DENSUS 88

Posted by Best SEO Easy, Published at 9:17 PM and have 0 comments
Comments :

No comments:

Post a Comment